Masa Depan KPK…..

Nasional
Masa Depan KPK di Tangan Anak Kolong
BERITA BERITA NASIONAL
Jumat, 02 Desember 2011 21:44
// AddThis Social Bookmark Button

Masa Depan KPK di Tangan Anak KolongFiqhislam.com – Komisi Hukum DPR RI akhirnya memutuskan Abraham Samad sebagai Ketua KPK periode 2011-2015. Munculnya nama Abraham sebagai Ketua KPK mengejutkan banyak pihak.

Selain hanya mendapat rangking kelima versi Panitia Seleksi KPK, namanya tak populer bila disandingkan dengan nama-nama lainnya. Kemana arah KPK dalam kendali Abraham?

Samad, ayah Abraham jelas bangga cita-citanya menamakan putranya dengan nama Abraham yang terinspirasi dari mantan Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln. Harapan itu terbayar dengan terpilihnya ayah dua anak ini sebagai Ketua KPK.

Advokat kondang di Kota Makassar ini meraih dukungan suara mayoritas di parlemen dengan memperoleh 43 suara mengalahkan rivalnya yakni Busyro Muqoddas 5 suara, Bambang Widjojanto 4 suara, Zulkarnain 3 suara, dan Adnan Pandu Pradja 1 suara.

Figur segar, anak muda, serta tidak terkontaminasi memang melekat pada anak tentara ini. Makanya saat uji kelayakan dan kepatutan Senin (28/11/2011) pekan lalu, secara tegas dia berjanji akan mundur dari KPK jika dalam rentang waktu setahun tidak menorehkan prestasi dalam pemberantasan korupsi. “Satu tahun kalau tidak bisa berbuat apa-apa, saya akan mundur dengan sendirinya,” ujarnya.

Saat uji kelayakan dan kepatutan tersebut, Abraham juga kerap melakukan ‘entertain’ kepada Komisi Hukum DPR. Beberapa pertanyaan ‘kunci’ dari DPR dijawab dengan jawaban yang menyenangkan DPR.

Seperti pertanyaan soal fenomena pimpinan KPK yang kerap muncul di media dengan pernyataan kontroversi, Abraham menegaskan perilaku pimpinan seperti Busyro Muqoddas tak ubahnya pemain sinetron. “Pimpinan KPK tidak boleh tampil di televisi, harus diam. Itu bukan pimpinan tapi pemain sinetron,” katanya.

Terkait dengan penyidik independen di luar polisi dan jaksa, Abraham juga setuju dengan gagasan tersebut. Dia menyebutkan penyidik di luar polisi dan jaksa bukan untuk mengeliminir penyidik dari dua institusi tersebut. “Agar KPK lebih kuat dengan hadirnya penyidik-penyidik di luar kepolisian dan kejaksaan,” jelasnya.

Terkait perangkingan capim KPK yang dilakukan Pansel KPK, lagi-lagi Abraham sepakat dengan penilaian Komisi Hukum DPR yang menilai perangkingan capim KPK merupakan penghinaan yang ditujukan salah satunya kepada dirinya. “Saya sangat tersinggung. Ini penghinaan yang luar biasa. Saya berasal dari daerah makanya saya di urutan 5,” keluh Abraham.

Jawaban Abraham yang cenderung sependapat dengan Komisi Hukum DPR bisa jadi merupakan penyumbang penting terpilihnya dia sebagai Ketua KPK. Ketua Komisi Hukum DPR Benny K Harman berharap Abraham dan kawan-kawan dapat menyelesaikan berbagai kasus korupsi yang menjadi sorotan publik. “Harapannya bisa menyelesaikan kasus-kasus korupsi,” katanya seusai pemilihan Ketua KPK di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (2/12/2011).

Benny tak menyoal dengan asal Abraham yang berasal dari daerah. Menurut dia, sistem kepemimpinan KPK yang kolektif dan kolegial tak akan menjadi kendala bagi Abraham Samad. Anggota Komisi Hukum DPR dari Fraksi PPP Ahmad Yani menyebutkan pilihan diberikan kepada Abraham Samad sebagai upaya memberi kesempatan bagi kepemimpinan anak muda.

Anggota Komisi Hukum DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengatakan resistensi Abraham yang kecil di hadapan penyidik di KPK menjadi salah satu alasan sebagian besar anggota Komisi Hukum memilih Abraham. “Karena resistensi sedikit, komunikasi dengan penyidik akan lebih bagus. Sedangkan Bambang Widjojanto terlau keras, dikhawatirkan menimbulkan resistensi di interal,” beber Eva.

R Ferdian Andi R | inilah.com

 

 


Dipublikasi di hukum | Meninggalkan komentar

Optimistis prospek ekonomi Indonesia di masa depan

Ekonomi Indonesia tetap dapat tumbuh dan akan terus membaik di tahun-tahun berikutnya, bahkan Indonesia berpeluang menjadi negara maju. Prospek perekonomian Indonesia menjadi diskusi utama dalam acara Excecutive Brief Pimpinan DPD RI dan MPR RI bersama para pakar ekonomi. Ketua Pimpinan DPD RI, Irman Gusman didampingi Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas, sementara Ketua Pimpinan MPR RI, Taufik Kiemas hadir bersama Wakil Ketua MPR RI, Melani Leimena Suharli dan Hajriyanto Y. Tohari. Pakar ekonomi yang menjadi narasumber yaitu Umar Juoro dan Iman Sugema dan dihadiri oleh masing-masing Ketua Fraksi MPR RI, jajaran Ketua Kelompok DPD di MPR RI, dan jajaran Ketua Komite IV DPD RI. Acara ini dilangsungkan di ruang rapat Pimpinan DPD RI lantai 8, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/3). Baca lebih lanjut

Dipublikasi di ekonomi | Meninggalkan komentar

Polri Evaluasi Kasus Gayus ke Luar Negeri

Nasional
“Jadi hari ini agendanya melakukan analisa terhadap yuridis fakta yang terkumpul.”
Kamis, 13 Januari 2011, 12:25 WIB

Elin Yunita Kristanti, Eko Huda S

VIVAnews – Penyidik Mabes Polri melakukan gelar perkara terkait kasus paspor palsu dan kepergian Gayus Tambunan keluar negeri.
Penyidik melakukan kajian hukum terhadap fakta-fakta yang ditemukan selama penyidikan kasus tersebut. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di hukum | Meninggalkan komentar

Menkeu dan KPK akan bertemu bahas Gayus

Jakarta – Menteri Keuangan Agus Martowardojo memastikan pihaknya akan bertemu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain membantu penyelesaian kasus Gayus Tambunan, Kemenkeu juga membantu KPK melakukan reformasi di Pajak. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di hukum | Meninggalkan komentar

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2011

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2011 Baca juga kumpulan info, artikel dan berita online dari Blog Info Artikel Berita Indonesia lainnya. Baca selanjutnya info artikel berita lain yang lebih detail untuk topik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2011 di daftar topik ekonomi bisnis , untuk mendapatkan info menarik lainnya yang masih berkaitan dengan topik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2011 Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Dilema Penegakan Hukum di Indonesia

DALAM sebuah panel diskusi bertajuk “Peluang Peradilan satu Atap dalam Membangun Profesioanlisme dan Integritas Hakim”, Satjipto Rahardjo mengatakan perlu adanya rekonseptualisasi makna hukum – apa yang kita maknai hukum (what mean by law). Satjipto Rahardjo menilai dominasi pemahaman hukum yang terjadi saat ini cenderung legalistik – positifistik. Satjipto berkeyakinan bahwa hukum itu not only stated in the book tetapi juga hukum yang hidup di masyarakat (living law). Baca lebih lanjut

Dipublikasi di hukum | 2 Komentar

“PENGANTAR SISTEM POLITIK: MENGAPA SISTEM POLITIK INDONESIA SELALU BERUBAH? ”


Arti kata politik selama ini belum memiliki definisi yang seragam.  Walaupun ilmu politik masih bergulat dalam menciptakan konsep tunggal tentang politik, hal ini bukan berarti kita perlu menyesalinya. Bahkan kita patut bersyukur bila mengingat kembali akan hakekat keberadaan ilmu sosial dan humanis merupakan pembuktian bahwa tidak ada satupun kebenaran mutlak dalam menjawab suatu masalah. Kebenaran mutlak yang selalu diagung-agungkan ilmu sains murni seperti ilmu biologi, fisika, dan lainnya. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di politik | Meninggalkan komentar